The Hairs

the hairs

by Sehunblackpearl

Kyungsoo Chanyeol Baekhyun | Drabble | Comedy

Summary : Seseorang mengatakan jatuh cinta itu begitu mudah dan sederhana. Sesederhana Kyungsoo jatuh cinta pada helaian rambut seorang gadis.

Kyungsoo tidak tau cinta dapat datang dengan begitu cepat dan terlalu mudah seperti ini. Bahkan dia sendiri tidak menyangka. Dia — Do Kyungsoo yang idealis dan perfeksionis — sudah jatuh terlalu cepat dan terlalu keras. Seperti mimpi buruk di pagi yang cerah, dia rasanya sudah jatuh cinta dengan cara yang sangat tidak ke-Kyungsoo-an.

Meskipun dia tidak akan mau mengakuinya. Tidak akan.

Ini semua terlalu tidak mungkin baginya. Dan klise. Demi janggut Neptunus yang agung — meskipun dia bukan pengikut Dewa laut itu ­— bagaimana mungkin hal sekonyol ini bahkan terjadi.

Kyungsoo ingat kata-kata Chanyeol tempo hari. “Jatuh cinta itu begitu simple dan mudah. Dan terkadang akan dikatai klise oleh orang yang tidak mengerti cinta. Tapi sungguh, jatuh cinta itu sangat mudah dan sederhana.”

Meskipun Kyungsoo saat itu bersikap sinis dan mencibir kata-kata Chanyeol yang tidak mempunyai dasar teori, sekarang Kyungsoo mengamini kata-kata giant yang anehnya ternyata benar itu. Setelah dia tahu betapa mudah dan sederhananya semua itu. Sesederhana dia jatuh cinta pada helaian rambut.

Benar. Kyungsoo yang hebat itu telah tersihir pesona rambut seorang gadis. Hell, bahkan dia tidak tau nama gadis itu. Bagaimana dia bisa jatuh cinta?

Gadis itu, dia baru melihatnya tadi pagi di kereta saat menuju sekolah. Tidak pernah melihatnya sebelumnya. Dengan rambut yang sangat indah, terurai lurus dan begitu rapi. Rambut yang sangat hitam dan panjang. Seperti seorang gadis dari surga yang sengaja disiapkan Tuhan untuknya. Ya, tentu saja untuknya. Kyungsoo sangat yakin akan hal itu.

Tidak ada alasan logis lain yang mampu menjelaskan kenapa tadi pagi — saat di kereta — si rambut indah memilih untuk duduk di dekatnya padahal begitu banyak tempat duduk lain yang kosong dalam kereta. Baiklah, itu memang terdengar sedikit delusional. Dan dia tidak akan mendapat hal lain kecuali tawa mengejek dari Chanyeol kalau dia mengatakannya seperti itu nanti.

Kyungsoo tidak sudi dapat tawa itu dari Chanyeol. Tidak akan sudi.

Kalau begitu, kenapa tadi pagi gadis itu tertidur di kereta dan menyandarkan kepalanya di bahu Kyungsoo seraya memejamkan matanya. Meskipun tidak berbicara apa-apa, jantung Kyungsoo seakan mau meledak tadi. Dan saat gadis itu bangun lalu tersenyum padanya, membuat matanya jadi terlihat sangat sipit, Kyungsoo tau kalau dia benar-benar jatuh cinta. Bukan hanya pada rambut indah itu tapi juga pada keseluruhan gadis itu. Benar-benar seperti dalam drama. Ah, rambut yang indah. Senyum yang indah. Gadis yang indah. Hanya memikirkannya saja, membuat Kyungsoo begitu bahagia.

Kyungsoo sedikit menyesal tadi tidak sempat menanyakan nama si rambut indah sebelum gadis itu menghilang begitu saja di tengah kerumunan, tapi tidak apa. Gadis itu memakai seragam sekolah yang sama dengan Kyungsoo. Berarti dia tidak akan begitu sulit untuk menemukan gadis itu.

“Yaa, kenapa kau tersenyum mesum seperti itu?” suara berat seorang pria menghentikan Kyungsoo dari lamunannya tentang gadis rambut indahnya. Heol, bahkan dia sudah menyebut gadis itu sebagai gadis rambut indahnya. Sejak kapan menjadi miliknya?

“Yak, hentikan senyum itu.” Ujar suara itu lagi — yang adalah milik Chanyeol — menginterupsi Kyungsoo dari lamunannya. “Masih terlalu pagi untuk memikirkan hal-hal mesum, kau tau?” kata Chanyeol seenaknya menyimpulkan apa yang tengah dipikirkan Kyungsoo.

“Diamlah. Bukan urusan…” Kyungsoo mengatupkan bibirnya. Mengurungkan niatnya menjawab kata-kata Chanyeol. Di sana, tepat di luar jendela sedang berjalan si gadis rambut indah. Rambutnya masih sehitam tadi pagi dan Kyungsoo langsung tau kalau gadis itu memang belahan jiwanya. Apalagi yang dapat menjelaskan seluruh rangkaian kebetulan ini?

“Oh, dia datang.” Suara berat Chanyeol untuk kesekian kalinya pagi ini membuyarkan lamunan Kyungsoo. Kyungsoo sedikit kesal karena Chanyeol tertawa begitu keras dan heboh dengan suara beratnya di samping pria kecil itu. Tapi dia tetap menoleh ke arah yag ditunjuk Chanyeol. Dan di sana, kembali Kyungsoo terpana. Si rambut indah sedang berjalan memasuki kelas dan mendekati mereka sambil tersenyum. Semakin dekat si rambut indah, semakin tinggi frekuensi tawa Chanyeol. Tapi memangnya siapa peduli?

Dunia Kyungsoo seolah sedang berjalan dalam slow motion dan jantungnya berdetak lebih cepat dari kereta tercepat di dunia. Ya Tuhan, mimpi apa Kyungsoo semalam? Bertemu dengan gadis rambut indah yang sama dua kali dalam sehari. Kali ini dia akan memastikan tidak lupa menanyakan nama dan nomor handphone.

Kyungsoo baru akan membuka mulutnya untuk bertanya ketika dia didahului gadis rambut indah. “Maaf ya Kyungie tadi pagi aku tidur di bahumu.” Ujar gadis itu seraya menunjukkan eyesmile yang sangat manis. Kyungsoo terpana lagi. Kali ini karena suaranya. “Semalam aku begadang sampai jam tiga pagi, jadi mengantuk sekali.” Lanjut si rambut indah.

Kyungsoo diam di atas kursinya, tidak tau harus berkata apa. Dan dia tidak ingin mengatakan apa-apa. Dia hanya menatap kosong ke depan, ke arah gadis rambut indahnya yang tengah melepaskan wig dan lanjut berbicara pada Chanyeol dengan suara cempreng yang sangat dikenal Kyungsoo. Dan dunia Kyungsoo seakan-akan sedang berjungkirbalik saat itu juga.

Kyungsoo tidak tau cinta dapat datang dengan begitu cepat dan terlalu mudah seperti ini. Tapi di atas semua itu, kenapa dia harus jatuh cinta dengan Byun Baekhyun yang sedang memakai wig dan seragam perempuan? Dalam hitungan detik, bunga cintanya langsung layu.

=END=

Advertisements

16 thoughts on “The Hairs

  1. WHAT THE.. OH GOD! *speechless*
    YAAMPUN! JADI KYUNGSOO DITIPU GITU CERITANYA?! AHAHAHA *ketawa guling-guling* /ditimpuk wig-nya baekkie/ you’re so troll, baek! LOL.
    suka ceritanyaaa<3

  2. wakakaka… sumpah ini lucu bgt…
    ending nya g keduga…
    aq kira d ending nanti yg bakal muncul n trnta pake wig itu adlh wanita lain… tmen 1 kelasnya kyungsoo… tp trnyta itu BAEKHYUN !
    Ya ampuuuuun… jd spnjang crta ini Kyung bgitu memuja2 seorang Baek yg crewet itu ? Apa Kyung g kenal sm suara Baek ? Baek scantik itukh mpe Kyung terpesona n mlupakan idealis srta sifat perfeksionisnya ???
    wahaha… ya ampun ya ampun…
    lgian Baek ngapain ch dandan ky gtuan ???
    apa udh jnjian ini m PCY bt ngjailin Kyung ?
    pokonya topbgt dc author… semangat terus ya… 🙂

    1. wkwk aku baru sekali ini nulis komedi, maaf yah kalo agak maksa >.< jd ceritanya pas ketemu pagi di kereta, baek ga ngomong sama sekali, jadi d.o gatau XD
      haha chanbaek kan emang troll spanjang abad

  3. Pertanyaannya bagaimana Kyungsoo bisa ga sadar kalau gadis jadi-jadian itu BBH?
    hahhahah
    sakit banget pastinya itu Kyungsoo yang ampun,
    dan apa guna juga itu Baekhyun pake seragam cewe plus wig segala ya ampunn,
    kalo cuma mau ngerjain Kyungsoo, jahat banget dua cabe ini
    aduhhh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s