FOOL IN LOVE [SEHUN CRAZY SERIES]

tumblr_m4nnhcQVj41qh35jlo1_500

by Sehunblackpearl

Sehun & Joo Young (OC) || Romance || Sehun Crazy Series

Previous Part : You’re Crazy and I’m Out of My Mind || Love You. Love You Not || What is Love || What is Love 2

.

.

.

Tidak ada yang lebih bodoh daripada si bodoh yang sedang jatuh cinta.

Sehun tidak tau kalau jatuh cinta — atau lebih tepat menyadari kalau dia jatuh cinta — akan menjadi sejanggal ini. Bukan, bukan janggal karena orang yang dicintainya tidak seperti orang kebanyakan. Masalah keterbelakangan istrinya bahkan sudah bukan lagi jadi masalah.

Yang menjadi masalah adalah Sehun merasa bodoh. Seharusnya tidak ada yang berubah dalam hubungannya dengan Joo Young. Selain kenyataan bahwa dia sekarang sudah cukup maklum dengan penemuan barunya perihal kupu-kupu di perutnya. Yang menggelitik setiap jengkal ususnya tiap kali terjadi kontak fisik antara dia dengan istrinya itu.

Kisah cintanya dengan Joo Young bukan tipe percintaan klasik yang penuh dengan omong kosong klise. Mereka — dia dan Joo Young ­— berbeda dengan orang-orang yang jatuh cinta dalam drama. Tidak ada yang dapat dikatakan biasa dalam kisah yang mereka lakoni. Begitulah seharusnya. Tapi sekarang, Sehun merasa butuh akan keklisean itu. Entah apa yang sudah membuatnya begini. Mungkin perasaan yang baru disadarinya. Mungkin juga efek cinta pertama.

Bahkan Sehun merasakan dorongan hebat untuk terbahak hanya dengan memikirkan kata cinta pertama. Dia terlalu tua untuk sebutan itu. Orang gila mana yang jatuh cinta untuk pertama kalinya di umur dua puluh enam tahun? Oh orang-orang mengenalnya dengan Oh Sehun.

Jika menyusuri satu per satu neuron dalam otaknya, dia yakin tiap bagian pasti menyimpan kilasan kenangan saat Sehun mengatakan pada Soo Jung beberapa hari yang lalu kalau masalah kehamilan Joo Young betul-betul meresahkannya. Sehun bersedia bersumpah kalau dia memang memberitahu gadis itu betapa gamang dia dan segenap sel dalam tubuhnya perihal asumsi kehamilan istrinya.

Tidak perlu mengabsen satu per satu. Ada terlalu banyak alasan — dari sisi Sehun — mengapa kehamilan Joo Young menjadi masalah. Dan dia tidak sedang dalam mood untuk membicarakannya.

Lalu bagaimana dia dapat menjelaskan kekecewaan yang tergambar begitu jelas di wajahnya saat dokter memberitahu kalau gejala mual yang dialami Joo Young hanya karena keracunan makanan. Heol, bahkan Dokter Choi menertawai ekspresinya saat itu.

“Haha tidak apa-apa Tuan. Ini bukannya seolah akhir jaman. Kalian masih muda, tentu saja masih memiliki banyak waktu untuk mempunyai momongan. Kalian boleh bersantai sedikit.” Dokter Choi yang setengah dari seluruh rambutnya sudah ditumbuhi uban itu berujar seraya terkekeh. Seakan-akan Sehun adalah peraga pantonim yang mengundang gelak tawa.

“Oh tidak, Dokter. Aku.. baik-baik saja kurasa.” Jawab Sehun, berusaha mengendalikan air mukanya dengan mengeraskan rahangnya. Dia sendiri tidak yakin apa dia baik-baik saja. Seharusnya rasa legalah yang kini membanjiri seluruh syarafnya.

“Haha kalian tidak perlu terburu-buru Tuan Oh. Kalian berdua sehat dan sebenarnya tidak akan ada kesulitan untuk segera menimang bayi. Walaupun mengingat kondisi istrimu yang tidak biasa, tapi kurasa kalian baik-baik saja. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Hanya saja mungkin belum sekarang saatnya. Berusahalah lagi.” Masih mempertahankan senyum di wajahnya, Dokter Choi kemudian mempersilahkan Sehun keluar dari ruangannya bersama Joo Young.

Dokter Choi mengatakan seolah-olah kekecewaan Sehun saat mendengar istrinya tidak hamil tergambar jelas dalam setiap lipatan wajahnya. Sebaliknya, Sehun merasa dia baik-baik saja. Atau setidaknya dia merasa kalau seharusnya dia memang baik-baik saja.

Tapi ada rasa iri yang menduri — lagi-lagi seolah mengejek logikanya — saat dilihatnya pemandangan yang menyambutnya begitu keluar dari ruangan sang dokter tua adalah seorang pria tiga puluh tahunan yang terlihat seperti sedang mengagumi perut istrinya yang membesar seperti akan pecah kapan saja. Bagaimana dia terlihat bahagia di saat istrinya tampak begitu bulat, seperti semangka yang mereka habiskan di musim panas.

“Ck, kita bisa saja begitu.” Sehun terkejut mendengar bisikannya sendiri. Bodoh, ada apa dengannya? Ada apa dengan wajah yang terus menekuk dan rasa kesal yang mendera seperti api murka membara. Dia tidak punya alasan yang cukup tepat untuk membuat dirinya menjadi seperti ini. Ketakutan akan segera memiliki bayi menghantuinya seperti sebuah mimpi buruk. Dan sekarang seseorang sudah membantunya menghindar dari sebuah mimpi yang tidak ada baiknya, kenapa malah berkecil hati?

Sehun mengutuki segenap rasa risau yang dengan licik memaksa menjejali seluruh rongga dadanya. Sesak. Dia tidak nyaman dengan seluruh kekonyolan ini.

Dalam satu jam terakhir, dua kali logika yang dia percaya sepenuhnya harus mengalah pada apapun itu yang tengah menggerogoti dirinya, membuatnya terlihat seperi budak bodoh oleh hatinya sendiri. Ini terlalu tidak baik.

.

.

.

Itu adalah hari ketika Sehun membawa Joo Young ke dokter. Seperti kilasan sebuah film yang terus berputar terus menerus dalam kepalanya, Sehun tidak bisa melupakan satu pun detail kejadian hari itu.

Joo Young mengangkat kepalanya dari dalam pelukan Sehun. Menatap lelaki itu sejenak. Lalu tersenyum. Menunjukkan barisan giginya yang rapi.

“Joo Young juga cinta Sehun oppa.” Ujar Joo Young membalas perkataan Sehun beberapa detik sebelumnya. Sejujurnya jika mengingat seluruh sejarah hubungan mereka dan jika ingatan Sehun tidak salah, itu juga adalah pertama kalinya bagi Joo Young mengatakan cinta. Dia memeluk Sehun. Kepala Sehun diletakkan tepat di depan dada Joo Young. Dan Sehun sangat menyukainya, tidak dengan cara yang mesum. Tapi entah kenapa rasa nyaman menyelimutinya saat dia yang berada di pelukan Joo Young seperti itu. Dan dia entah bagaimana merasa hangat saat menyadari itu adalah pertama kalinya baik dia maupun Joo Young mengatakan bahwa mereka saling mencintai satu sama lain setelah sepuluh tahun. “Jangan menangis oppa. Joo Young ada di sini. Jangan menangis.”

Sampai Joo Young mengatakan itu, barulah Sehun sadar bahwa dia telah menangis. Dan dia benar-benar tidak bisa peduli wanita tua di sampingnya sangat salah tingkah duduk di sana, dan semua orang memperhatikan mereka. Sehun tidak peduli. Karena dia sedang bersama Joo Young. Karena dia baru menyadari kalau dialah yang idiot dan bukan Joo Young karena selama ini dia telah bersikap seperti seorang idiot brengsek. Karena Joo Young tidak terlihat seperti penderita retardasi mental saat ini. Karena Joo Young seperti seorang ibu.

Karena Sehun ternyata bahagia.

“Aku sangat mencintaimu. Aku sangat mencintaimu Joo Young.” Sehun mengulangnya seperti sebuah mantra. Mantra yang ingin tetap diucapkannya sampai otot lidahnya keram (yang hal itu tidak akan pernah terjadi).

Dia ingin terus mengucapkan kata cinta itu ribuan bahkan jutaan kali setiap hari kepada istrinya, Joo Young. Karena Oh Sehun saat ini sudah menyerah pada cinta. Hingga ke suatu titik dia rela menjadi bodoh karena cinta itu.

Oh Sehun, pria bodoh yang bahagia. Mencintai seorang perempuan bahagia yang bodoh.

.

.

-FIN-

A/N: Oke I know. This is stupid dan ini pasti bukan sequel yang kalian harapkan. Tapi aku sudah berusaha. Sumpah, aku benar-benar berusaha guys T^T. Dan tidak ada satu pun ide yang datang ke kepalaku. Bahkan seribu kata gak mutu yang aku tulis hari ini dan yang kalian baca sekarang sama sekali gak ada maknanya. No storyline and no meaning. Aku gak bisa nulis kata-kata yang bahkan aku sendiri akan puas membacanya. And it make me hate myself somehow 😦 I know this will sound like a lame excuses, tapi pasalnya selama dua minggu ini otakku dipenuhi dengan proses ekstrusi dan pemotongan logam, mesin gerinda, mesin frais bla bla bla. I hope I could just skip college and go to the part where I marry Sehun already 😥

So *sigh* here it is. I present you another sequel. Yang sangat singkat dan pasti kalian gabakal suka T.T I’m so sorry 😥 I hope someone will still read this. Oh dan aku juga gak yakin bakal tetap ngelanjutin ff ini atau gimana. Alasan pertama, ternyata para pembaca udah gak antusias lagi dan kedua ternyata aku juga udah capek sama series ini 😦 Tapi kalo misalnya ada mood lagi dan kalau para pembaca masih pengen ini lanjut, mungkin kapan2 series ini aku update lagi. Mungkin sebulan atau dua bulan lagi.

Regards

-Me

Advertisements

75 thoughts on “FOOL IN LOVE [SEHUN CRAZY SERIES]

  1. Bagus sih…meskipun rasanya beda sma yg sbelum2nya…gk kerasa smpek ke hati haha😁
    tapi appun itu q suka kryamu 😊
    gk usah berkcil hati dan buru2…inget omongannya MJ “q gk akan kluarin lagu/album appun jika q mrasa itu buruk. Lama asal bagus adlah yg trpenting” 😊
    aduh maaf ya komennya gk nyambung 😅

    1. Duuuh maap yah aku aja beneran gangerti ada apa dgn otakku yg mumet buat lanjutin cerita ini.
      Waah i should talk privately to you. Kayaknya aku butuh sedikit wejangan nih sekarang :’D

      1. Hahaha…iya gpp kok
        q juga kdang gitu..error+suntuk pas nulis ff, tapi ya mau gmn lagi?kalo di terusin suntuk kan kasian reader kita. Jadi ya q ngelakuin ssuatu untk numbuhin inspirasi dan ngepos klo udah puas sma hasilku itu. Gak buru2 😊
        smangat ya untuk slnjutnya kalo emang mau d lanjut

  2. Tetep suka kok.. walau memang berbeda dri series lainnya.. jangan nyerah yaa.. series yg satu ini selalu ditunggu :”) hwaiting

  3. Duh author jgn berkecil hati gitu. Menurut ku ini udh klimaks loh klo utk di jadiin last story. Cukup simple tapi masuk ke cerita2 sebelumnya. Dan klo mau di lanjutin lg pun msh bisa. Tergantung gmn author mau ngelanjutinnya. Mungkin masa2 bahagia kehidupan rumah tangga mereka karena sehun yg udh sadar Akan perasaannya. Karena selama ini meaning dr cerita ini selain sehun yg seolah memanfaatkan kepolosan jooyoung, tp jg gmn si sehun yg bimbang yg sebenernya selalu nyangkal klo dia itu Ada rasa sama jooyoung. Itu Aja sih, intinya jgn kecil hati. Ini udh bagus kok dan cukup dpt feelnya. Gpp pendek. Yg penting klimaks. Dan Aku selalu siap nunggu kpn pun kamu mau lanjut. Fighting 🙂

    1. Huhu makasih kak apresiasinya 🙂 duuh seriusan aku bingung gimana mau ngelanjutin cerita ini. Entah karna efek kebanyakan berhubungan dgn eksakta yg bikin kepalaku berkabut atau aku emang udah kehilangan kemampuan nulis T.T makanya aku jadi galau. Kalau emang mood lagi, pasti aku lanjut kok kak. Makasih ya kak 🙂

      1. Mungkin nulis itu sama kayak nulis lagu (walaupun Aku ga pernah nulis lagu) tp sama2 Harus dgn kepala dingin untuk menghasilkan inspirasi yg bagus. Klo otak Kita mumet jelas inspirasi ga Akan bs masuk. Itu sering terjadi kok sama setiap penulis. Ada saatnya mereka kehabisan ide atau ngerasa jenuh. Biasnya bahasa para penulis writer block. Wajarlah. Dan yg kamu bilang itu bs jd salah satunya Kamu kena writer block. Tugas kuliah yg menggunung yg bs bikin kepala meledak pasti bener2 mumet bgt.

  4. Woah wow wow ga hamil ternyata hha
    this is not bad loh dear, ya meskipun aku ngerasa kurang greget dari yang sebelomnya
    tapi beneran ini udah bagus dan masuk banget, don’t be sad~
    tetep semangat ya!~

  5. Bagus kok Thor,, aku suka gaya bahasanya.,
    Ha? 1 bulan kelamaan updatenya..,
    I’ll always waiting for the next sequel on this story.,
    Don’t be stopped to continue this one, i’m not ready to say goodbye to this couple..,

  6. nggak jelek ko kaaaak tapi ya gak serame yg kemaren…. bukan gak serame kmrn sih, lebih tepatnya kurang panjang!!! jangan berhenti dong kak aku masih pgn lagiii, kalo kata aku ini masih ngegantung:(((( LANJUT YA KAK PEHLISSSS

  7. kok rasanya beda yaa sma yg sbelum”nya, kurang gereget gimana gitu, trus yg ini juga kyaknya agak pendek dari yg biasanya, tpi gppa, ttep keren dan aku selalu suka, semoga series ini ttep dilanjut, soalnya aku suka sma kisah mereka, dan selalu nungguin kelanjutannya..

  8. Jangan berhenti, lanjut dong kak! Semangat!!

    Jujur aku berharap series selanjutnya bakal ceritain sesuatu yang menyangkut keadaan Joo young tapi it’s okay cause the ‘daebak’ word!

    Next, aku mau nanya itu Jooyoung gak bisa dibuat sembuh? Terus mereka hidup bahagia kayak pasangan normal lainnya.

    Segitu aja *pyong

  9. hahaha sehun baru nyadar ya klo dia yg idiot gara” baru nyadar klo huuu
    selama ini kemana aja sampe baru nyadar sekarang kkkkk
    meski sehunnya nangis terharu tpi aku tetep ngerasa klo ini lucu
    mungkin karena aku bayanginnya lucu kali ya kkkkk

  10. Hai, aku new reader dan baru nongol di series kali ini. Sebelum2nya sider fufufu *dilempargolok
    Pendek sih memang yg kali ini. Tapi malah aku paling suka sama series ini. Kenapa? Karna mreka manis bgt disini.
    Hun udh bs nerima nasipnya yg jatuh cinta sama jooyoung. Aku suka cara hun utk legowo sama perasaannya sendiri. Dan jooyoung yg seolah paham dgn apa yg dibutuhin sama suaminya saat itu. Walaupun aku agak mikir sih, mungkin ga org RM bs segitu manisnya kayak jooyoung ㅋㅋㅋ
    Aku ngarepnya kamu lanjut lagi. Banyak yg menurutku bs dijadikan kisah buat mreka.
    Apalagi hun udh cinta bgt sama jooyoung, lucu kan kl smpe krystal tau lol hun yg slama ini slalu ngeyel kl dibilang dia suka sm istrinya, eh skrg pas sadar malah bner2 ga bs lepas.
    Aku aja bayanginnya ngakak sndiri hihihihi
    Jgn sedih jgn rendah diri jgn pesimis atau negative thinking sama karya kamu sndiri. Byk org bahkan ga jago nulis. Tp kamu malah bs kemas khayalan jd tulisan.
    You are one of the great human in this world. Fighting ^^
    Ohya trakhir, salam kenal yaaaaa hihihi

    1. haai salam kenal 🙂
      wah aku gabisa bilang apa-apa liat komen sepanjang ini :’) walaupun aku agak telat balasnya, aku senang banget dapet apresiasi gini. au terharu :’) makasaiya^^
      soal sehun jooyoung, kalo bisa bakal aku lanjut lagi deh, soalnya para readerku terlalu manis untuk diabaikan 😀 makasih makasiiih banget yaaa, aku jd semangat lagi baca komen kamu 🙂

      1. Hahahaha gatau kenapa kalo komen memang biasanya jadi panjang pdhal ga dipanjang2in -_- ngalir sendiri.
        Karna aku suka ngereview keseluruhan. Apalagi kalo aku suka sama alur ceritanya. Bakalan histeris sendiri hahahaha
        Syukur deh kali bs bkin kamu jd makin semangat >< apalagi yg bs reader lakuin utk author selain ngasih semangat 😀
        Smoga cepat rampung ya ide utk couple antimainstream ini 😀
        XOXO :* {} :* {}

  11. knpa authornimnya jdi mellow bgtuu
    bagus kok lucu yg bagian istrinya bulat kayak semangka wkwwkwkw ciaan sehun kayaknya kebelet pen punya anak itu orang….
    gk pp klo belom ada ide gak usah dipaksain selow aja aku malah selalu tggu series ini update hehehehe
    kayaknya si jooyoung harus disembuhin deh ya biar sehun bisa punya anak.
    tdi crtanya abis dpet materi tentang reterdasi mental lah langsung inget jooyoung sehun wkwwkw
    fightiiiing #chu~~

  12. Jadi ini dia sekuelnya????
    Udah muncuuul yaaah. . .
    Waaah. . Daripada sekuel ini enak dibuat epilog aja kak*hehehehehe
    Suka kok . . .
    Semangat nulisnya kak
    Tapi aku juga kadang kaya gitu
    Kalo lagi suntuk buat ff malah jadinya gak ngefeel*samaan kita
    Tetep ditunggu loh kak another storynya couple ini*aku terlanjur ngeshipp
    Meski satu ato dua bulan bakal aku tungguin
    Okok???
    Keep writing!!!

  13. ah kakak kata siapa nggak ada yang antusias lagi sama ff yang satu ini, malahan saya sangat sangat suka sama ini ff tapi malah telat bacanya hehehe gara” saya lupa sama alamat blog kakak sih untung tadi periksa surel jadi tau deh

    akhirnya sehun sadar juga sama perasaannya, saya nggak bisa bayangin gimana ekpresinya sehun saat kecewa itu hahaha

    kalau kakak berkenan sih tolong di lanjutun ya kakak soalnya idah terlanjut dapet tempat di hatiku ff yang satu ini, sayang juga kalau nggak di lanjutin. saya akan tunggu semangat^^

  14. but i think this story is great ^_^
    kalo ga dilanjutin juga gpp kok chingu,,ini juga udah bahagia dari berbagai pihak 🙂
    kalo aq sih puas,,,hehehehe…
    kalo ada ide cerita lain mending dikembangkan di yang lain aja,,mgkin bisa lebih bagus daripada ngelanjutin yang ga mood,,as i said before,,,this is great kok 🙂
    btw…gomawoyo…
    ceritanya sangat inspiratif dan sooo romatic,,,
    sukaaaa 🙂

  15. omaigad knp coba aq baru tau ni ad lanjutanya? tu pun gk sengaja..
    well feel nya aq kurang sih kurg greget hehe
    tapi intinya jelas ya sehun tu cinta, banget malah ma jooyoung titik. and gk bisa gk suka sama ni ff mau gmnpun. aq ttp suka endingnya
    ‘pria bodoh yg bahagia mencintai perempuan bahagia yg bodoh’ ewhh aq ngrsa ni kata2 cute hihi.
    *mash ngarep dbikin series slanjutnya
    sehat slalu say, hwating!

  16. bagus kok onnie, jgn sedih dong.. aq ttp antusias buat nunggu lanjutannya kok 🙂 dan sabar menanti mood onnie baik lagi ciyeee hehe hwaitiiiingg 😀

  17. suka kok kak sukaaa asli-nya 🙂 tetap ditunggu sequel-sequel-nya lagi ya kak walopun masih lamaaaaa hehehe tetap semangat kak kuliahnyaaa fighting!! 😀

  18. Jooyoung idiot..sehunx bodoh baru nyadar juga..wah cocok kannnnnn…hahaha tp bahagia ga ad batasan buat sp aj..yg normal yg idiot yg bodoh pantes buat bahagia hahaha

  19. Ini udah fin kak? Aku masih berharap ada lanjutannya/banyak mau/ wkwkwkw ayo kak semangattttt nulisnyaaa aku selalu suka sm series iniii wkwk walaupun bagian yg ini aku agak kurang puas tp gapapa aku tetep suka kakak salah satu author fav aku.

  20. Waktu sudah berjalan selama itu dan Sehun baru sadar? For God’s sake, he is the most stupid person that i’ve ever meet! *geleng-geleng kepala* but, yeah, gapapalah, yang penting intinya dia sadar sama perasaannya -yang selalu dia elak- selama ini. Good job, Honey!
    Btw, aku suka kok sama ending yang ini. Yaah walaupun emang aku akui kalo disini ceritanya ga se-gereget yang lalu-lalu, but it’s okay. Aku mencoba memahami posisi kamu, yang membuat cerita ini ditengah ide yang bener-bener lagi surut. That’s very very hard, i’m sure. But you can do it. Kamu udah berhasil nuntasin cerita ini aja itu udah bagus menurut aku. Big thanks to you♡♡
    Semoga ide-ide menarik lainnya yang kamu punya cepat berkumpul lagi ya. Dan semoga waktu senggang kamu bertambah banyak, biar kamu bisa nulis ff lagi dan memghasilkan yang terbaik. Jangan pesimis dan tetap semangat! Fighting!♡♡ *kiss and hug*

  21. ini ga jelek kok kak sungguh ini bagus, bagus banget malah
    menurut ku ini juga pas buat dijadiin ending entah kenapa aku malah suka banget pas series ini kayak aku ikut lega liat sehun udah mau ngakuin perasaan nya juga
    oh iyya aku baru muncul di series ini untuk yg dulu” jadi siders *mian kak 🙂 *
    walaupun ini udah pas buat ending tp aku juga pengen lanjut lagi mungkin dengan kisah sehun sudah bisa mencintai joo young ceritanya bakal tambah seru 😀
    keep writing kak >__<

  22. Sehun bodoh karena terus menyangkal jadi dia baru menyadari perasaannya sekarang setelah 10 tahun berlalu -_-

    Jadi Joo Young ga hamil? tapi kenapa Sehun sedih? apa sekarang Sehun yang menginginkan anak 😀

    Masih berharap kalo Joo Young bisa sembuh dan hidup normal ^_^

  23. Annyeong, ak reader bru and bru dapt trus bca ni ff,
    Huwaaaaaa aku kbawa suasananya,
    Ceritanya kreennn, daeebakkk
    Gak pernah baca yg crtanya ginian sblmnya hehehe
    Pas pertama baca oneshootnya ud jth cnta aja ni ma ff,
    Keep writing thor 😘

  24. ok first of all, thank you sudah ngepost ttg between the lines di SAY..karena ceritanya bagus & tidak biasa (yg padahal itu hanya prolog saja) aku jadi iseng2 main ke blog kamu hehe dan akhirnya nemu ff iniiii.
    suka pake banget dari chapter 1 s/d chapter yang terakhir author post ini. walau pun jujur, aku mungkin ga bakalan sesuka itu kalau ff ini stop di chapter 1 / oneshot aja. soalnya di oneshot itu sehun bener2 tergambar seperti pria mesum yang memanfaatkan jooyoung yang polos, yang hidup hanya sekedar membalas jasa tuan kim dan menikahi jooyoung karena harus bertanggung jawab & ya mau bagaimana lagi? haha
    sequel2 selanjutnya luar biasa, readers bener2 dibuat untuk merasakan bagaimana perjalanan seorang oh sehun untuk akhirnya bisa menyadari bahwa dia hidup untuk jooyoung, step by step in sequel after sequel.
    ga hanya itu, yang aku juga suka, entah bagaimana caranya akhirnya sehun & soojung malah berakhir jadi sahabat hahahahhaa. bener2 menunjukkan bahwa sebenernya sehun itu sayang bgt sama jooyoung sampe ga berniat untuk melakukan selingkuh sama soojung.
    bagian favoritku justru malah di akhir chapter 4 & seluruh chapter 5 ini hihi.
    chapter 4 dengan seluruh keunikan cara penulisan author, ditutup oleh sehun yang finally sadar dengan perasaannya…aaaaaa suka suka suka!!! aku terharu banget…
    dan chapter 5 walaupun lebih pendek dari chapter2 sebelumnya justru malah jadi momen yang baru buatku, dari sehun yang digambarkan begitu kecewa ternyata jooyoung belum hamil sampai di bagian di mana jooyoung bersikap sangat mature ketika sehun menangis..
    ah..suka banget sama ff ini pokoknya…hiks
    anyway selain ide cerita, karakterisasi, serta flow yang begitu bagus, aku juga suka sama gaya bahasa yang digunakan oleh author.
    so, once again terima kasih sudah bersedia untuk menulis & membagi cerita ini ke readers! dan memang ketidak puasan akan membuat kita melangkah lebih jauh tapi you need to have faith in yourself bcs this story is soooo good.
    keep up the good work ya dan semoga kuliahmu berjalan dengan lancar! 🙂

    1. Oh my God :”) aku harus ngomong apaaaaa? Membaca komenan yang sangat panjang iniiiiii. Aku seneng banget 🙂 Memang ini bukan pertama kalinya ada yang ngomen panjang buat cerita ini dan muji. Padahal aku mah apa atuh. Cuman buat cerita ini krn oseng dulu. Tapi sampe diterimakasihin :”) Dan komenan ini bener2 moodbooster banget. Karna setelah sekian lama, ini pertama kalinya aku ngerasa semangatku keangkat lagi. Aku tuh malah makasih buat para readers yang udh mau baca cerita ini dan gak bosen nunggu walaupun ceritanya suka ngalor ngidul dan updatenya selalu molor.
      Makasih yaaaa kak *dr cara ngomennya kayaknya lbh tua hihi* udh ngeluangin waktu buat baca dan ngasih komen panjang ini 😀 yaa semoga aku bisa kuliah lbh baik hehe. Lots of love. Xoxo.

  25. Curhat dikit boleh yah thor hihihi aku kan suka bgt yah baca ff smpe nilai ip pun segitu2 gara2 lebih banyak baca ff daripada belajar 😀 topi beberapa hari ini tuh bosen bgt baca ff gak ada yg menarik gitu smpe akhirnya nyasar di oneshot kamu ! Anjtrit keren *maafkasar bgt ff nya sukses bikin seharian ngakak . Mood aku bagus lagi setelah sekian hari down smpe gak berbekas . Makasihhh authorr menghibur maksimal ffnya :*
    Kalo kata aku sih udh cukup segini aja jangan terlalu terbebani buat bikin chat selanjutnya apa gimana , udh bagus bgt kok hihihi paling kalo emang kangen bisa lah nulis oneshoot ringan atau finclet gitu
    Kenapa jadi aku yg ngatur yah ? Maafkannn 😀 udh bagus beneran bagus bgt

  26. That is not a lame excuse, I know it is hard when ideas don’t come to your mind (bukan cuma writing fanfic aja, berdasarkan pengalaman buat hal2 lain kayak tugas juga susah-_-). Ini berasa kayak sidestory buat cerita yang sebelumnya, lebih memberi penjelasan mengenai perasaan Sehun hahaha. Dasar, baru sadar dia kalau dia idiot brengsek HAHA.

  27. baru ngeh kalo series ini udah dilanjut, padahal tiap hari nungguin tpi pas udah dilanjut malah ketinggalan -,-
    yg ini emang agak beda dari yg sbelum”nya, lebih pendek dan disini juga ceritanya cuma dari sudut pandang sehun aja, mungkin itu yg bikin beda, selain dari itu sih masih oke” aja 🙂

  28. Annyeong 😀 salam kenal aduh engga tau harus panggilnya apa 🙂 izin baca sebelumnya,mianhae baru komen diini chapter baru nemu fanfic ini sekarang jadi langsung dibaca semua mian jadi silent readers di 4 chapter mianhae ya,woahh buat ceritanya cukup singkat,padet,jelas sumvah simple banget engga bertele tele ceritanya penulisan sama bawaan ceritanya udah bagus banget,cuman ada sedikit yg janggal pas chapter awal kalimatnya seperti penggunaan kata “oohh”.cuman pas lanjut baca udah bagus bangett 😀 mianhae kalo engga suka beneran bukan buat nyindir cuman buat koreksi aja :-),mianhae sekali lagi kalo engga suka 😦 buat alur ceritanya keren banget 😀 okehh hwaiting terus ya keep writing 😀 😉

  29. Eon, ceritanya beneran deh. Beneran bkin baper sumpah asli. Jujur ff ini awalnya dipikir bakal oneshot aj jaman you’re crazy and i’m out of my mind tp ternyata dibkin sekuelnya ampe yg fool in love. Meskipun eonni bilang gak suka ama lanjutannya tp aku suka banget lohhh ampe baper ngebayangin sehun bneran bertingkah kaya cerita. Ditunggu ff yg lain.a yahhh~ chinguneun hwaiting~

    1. Makasih yaaaaa huhu ini ff udh lamaaaa banget :”) dan dulu sequel terakhir aku kerjain dlm false mood, kd kayak gapuas gitu, anyway aku plg seneng kalo ada yg mau appreciate ff ku :)) thanks a lot ^^

  30. Anyeong…

    Salam kenal ya aku eunmi..

    Menurut aku ff ini beda dari yang lain karena karekter tokohnya lebih di jelasin ya walaupun sedikit kesel dengan sifat sehun di sini yang menurut aku sedikit egois dengan perasaannya sendiri.

    jooyoung aku suka karakter cwenya
    kenapa..
    simple berawal dari cwe yang memiliki keterbelakangan mental yang kelewat polos tapi sebenarnya di sini dia berusaha menjadi yang terbaik buat sehun.

    Good lah..

    Chapter terakhir

    memang pendek sich tapi menurut aku tapi ada tapinta loh ya..

    Menurut aku chapter akhirnya yang terbaik karena momen mereka begitu manis di jelasin bahwa sehun di sini sudah menyadari perasaan yg menganjalnya di hatinya bahwa dia mencintai istrinya..
    aku suka chapter akhirnya..

    buat aku ff ini good dan aku sangat menyukainya..

    Pesan singkat buat autor:jangan hiraukan perkataan orang lain jadikanlah sebagai motifasi maju untuk kedepannya dan teruslah berkarya karena karya sekecil apapun akan menjadi besar di kemudian hari.

    Maaf panjang ya..

    Semangat untuk ff selanjutnya

  31. Ending??? Laagi dong ka… Ko pendek si kaa, baru baca udah selese huhuuu padahal baru pindah posisi baca biar endingnya krasa, ehh tau2 udah selese ceritanya wkwk
    Jadii? Sekarang Joo Young udah normal’kah?? Apa malah Sehun yg jd idiot wkwk sumpah belakangan gue jadi mikir kayanya Sehun yg idiot nihh gegara pemikirannya yg ga rasional tentang pertanyaan2 tentang Joo Young yg menuhin kepala Sehun, apalagi penjabarannya itu lohhh bikin ngakak wkwk

    1. Wkwkwk udah segitu aja ya :”
      Habis ff ini jg udh lama bgt kan😂😂
      Jooyoung ttp idiot kok, tp bedanya skrg si sehun udh bisa nerima dia dan udh bisa nerima kalo dia cinta jooyoung. Iyaaa si sehun yg idiot, idiot krn cinta tsaaaaah
      Anyway makasih yaaa sudah membaca cerita gaje ini dr awal smpe akhir ❤

  32. akhirnyaa jooyoung dpt ngomong cinta setelah sehun stress mikirin cinta tidak cinta tidak cinta iya iya laah. hahhaha. yees dikata kaaan sehuun lucu klo udah sama jooyoung hihihi aduuh pasangan gemes . good job … heart heart heart

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s